Lampu Suluhku Untukmu

Sudah kusuluhkan jalan,
tetapi kenapa kurasa kau ingat kuhanya ingin berlagak dengan lampu suluhku?
Apakah kau fikir, semua ini sebuah pertandingan?
Mungkin fikirmu, “Si empunya lampu suluh, dialah yang menang!”
Lantas kau hanya menjeling, seperti enggan kau sambut suluhanku itu.

Lampu suluh kudapatkan free, hasil ihsan insan prihatin
Banyak lagi mereka yang mengguna lampu suluh yang sama
Jangan kau sangka jalanku bahagia dengan lampu suluh ini 
Lampu suluh ini, hendak dibawa amatlah berat!
Lampu suluh untuk menerang jalan yang kelam
Agar kau tak terjatuh ke dalam lubang yang dalam
Ingin kubiarkan,
Sudah beberapa kali kulihat kau jatuh tersembam
Jika kubiarkan,
Aku takut kerana aku pasti dipersoalkan!

Patutkah kukasihan?
Patutkah kubiarkan?
Kau benar-benar menjadi ujian
Ujian tentang apa yang aku pum-pang-pum-pangkan

Kubenar berharap,
Agar kelak kudapat berikan lampu suluh yang sama padamu,
Agar engkau juga mahu dan mampu menyuluhkan jalan buat yang lain.

12.21 tengah hari,
4 November 2011,
Bath.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s